Pabrik Gula Rendeng Kudus Beri Santunan Pada Keluarga Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Kerja dan Merekrut lstri Korban - Kudus Time
HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pabrik Gula Rendeng Kudus Beri Santunan Pada Keluarga Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Kerja dan Merekrut lstri Korban


Kudus, KUDUS TIME.com — Kecelakaan kerja yang terjadi di lingkungan Pabrik Gula (PG) Rendeng Kudus pada hari Sabtu 8 Agustus 2026 yang berakibat meninggalnya Irwan Agus Susanto (49) salah seorang pekerja warga Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. 

Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga almarhum Irwan Agus Susanto . 
Kemudian, sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan, pihak PG Rendeng Kudus memberikan sejumlah bantuan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) serta ketentuan yang berlaku.

Bantuan yang diberikan antara lain berupa uang duka, biaya pemakaman dan santunan bagi keluarga almarhum. Selain itu, pihak PG Rendeng juga mengambil kebijakan dengan memberikan kesempatan kepada istri almarhum Irwan Agus Susanto untuk direkrut menjadi pekerja di PG Rendeng.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga korban, terutama dalam memenuhi kebutuhan ekonomi setelah meninggalnya  lrwan Agus yang sebagai tulang punggung keluarga.

Pihak PG Rendeng Kudus menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada keluarga korban sekaligus pelaksanaan tanggung jawab sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

" Sebagai bentuk tanggung jawab kami (PG Rendeng), kami telah memberikan uang duka, uang pemakaman dan santunan pada keluarga korban, serta merekrut istri korban untuk di pekerjakan di PG Rendeng  " begitu ungkap Disman dari divisi pangaman aset PG Rendeng saat ditemui awak media di ruang kerjanya, PG Rendeng Jl. Jendral Sudirman No. 184 Kudus, Kamis (13/8/2026) 

Dengan adanya santunan serta kesempatan kerja bagi istri korban, diharapkan keluarga yang ditinggalkan dapat memperoleh dukungan untuk melanjutkan kehidupan setelah terjadinya musibah tersebut.
Peristiwa kecelakaan kerja ini sekaligus menjadi perhatian penting terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan, sehingga kejadian serupa diharapkan tidak kembali terjadi.

Pada kesempatan itu, Disman yang mewakili pihak PG Rendeng  berharap pada pemerintah pusat untuk menaikkan harga gula pasir, hal tersebut untuk menunjang kesejahteraan petani tebu karena dengan  naikkanya harga gula, harga tebu juga naik "Kami berharap pemerintah menaikkan harga gula, karna kalau haraga gula naik, harga tebu juga naik, dan itu dapat meningkatkan kesejahteraan petani tebu," tutur Disman
  ( Fzn)
Posting Komentar