Diduga Cemarkan Nama Baik Ormas, Anand Argianto Lakukan Permohonan Maaf Pada Ormas Squad Macan Tutul
Kudus, Kudus Time.com - Anand Argianto, salah seorang penjual Es campur yang berjualan di jalan Sunan Muria depan SMP 1 Kudus melakukan permohonan maaf terbuka kepada ormas Squad Macan Tutul, Kamis (8/4/2026)
Permohonan maaf yang di lakukan Anand tersebut terkait vidio yang di buat dan di unggah di platform media sosial Facebook. Vidio yang di unggah Anan itu sempat viral dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Unggahan vidio tersebut berdampak pada ketersinggungan salah satu ormas yang sedang moncer di kota Kudus. karena merasa di rugikan dan tidak adanya keterlibatan dalam Vidio, serta ormas tersebut tidak seperti narasi yang di bangun dalam vidio tersebut.
Dalam isi vidio tersebut ada narasi yang menyudutkan dan di duga mengarah pada pencemaran nama baik ormas Squad Macan Tutul.
Oleh karna itu M Bayu Ari H S.H, selaku ketua Umum Ormas Squad Macan Tutul dan tiga anggota Squad Macan Tutul mengambil sikap dengan menemui Anand Argianto untuk meminta klarifikasi tentang vidio yang telah di unggah di platform media sosial Facebook.
Pada klarifikasi itu Anand melakukan permintaan maaf kepada Ormas Squad Macan Tutul karna vidio yang di unggahnya menimbulkan kegaduhan di masyarakat," saya mohon maaf atas kegaduhan vidio yang viral, bawa sebenarnya yang terjadi saya hanya di minta retribusi lima ribu sampai sepuluh ribu rupiah sesuai kemampuan saya," begitu tutur Anand.
Perlu diketahui, bahwa penarikan retribusi itu murni perorangan, alias dari pihak pengelola parkir bahu jalan, dan penarikan retribusi itu adalah sebagai pengganti uang parkir, tidak menarik dagangannya seperti berita yang viral, artinya penarikan itu tidak ada kaitannya dengan pungutan liar sepertii dalam video, Dan dalam kasus tersebut tidak ada keterlibatan ormas manapun ..
(Fzn)
