AMPM Kudus Tuntut Tranparansi Penanganan Kasus Keracunan Menu MBG di SMA 2 Kudus - Kudus Time
HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

AMPM Kudus Tuntut Tranparansi Penanganan Kasus Keracunan Menu MBG di SMA 2 Kudus


Kudus, Kudus Time.com - Aliansi Masyarakat Peduli MBG (AMPM) Mendatangi Polres Kudus untuk meminta klarifikasi terkait kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SMA 2 Kudus. Selasa (31/3/2026) 

Peristiwa keracunan masal yang menimpa siswa SMA 2 Kudus itu diduga terjadi setelah para siswa mengonsumsi menu makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan dari SPPG Purwosari, Kudus. 

Aliansi Masyarakat Peduli MBG (AMPM) secara resmi mengajukan permohonan klarifikasi kepada Polres Kudus terkait perkembangan penanganan kasus keracunan masal tersebut.

Koordinator AMPM Mujahidin S.H, menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya para pelajar yang telah menjadi korban keracunan.

“Kami meminta kejelasan terkait jumlah korban, penanganan medis, serta langkah hukum yang telah dilakukan oleh pihak berwenang,” ujar Mujahidin. 

Peristiwa yang terjadi pada akhir Januari 2026 itu diduga menimpa sedikitnya 200 siswa yang mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan yang didistribusikan oleh SPPG  Porwosari, Kudus.

Terkait hal tersebut, sampai  saat ini masyarakat masih mempertanyakan kejelasan dan transparansi penanganan kasus tersebut.

Dalam surat resminya, AMPM juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi publik, mengingat kasus ini menyangkut keselamatan siswa dan diduga berkaitan dengan kelalaian dalam pengelolaan makanan.

Selain itu, AMPM juga meminta kejelasan apakah pihak sekolah telah melaporkan kejadian tersebut kepada instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum, serta apakah terdapat dokumen berita acara internal yang dapat menjadi dasar penelusuran lebih lanjut.

AMPM juga menegaskan, bahwa keracunan massal bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga dapat dikategorikan sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia(HAM) khususnya hak atas kesehatan dan keamanan pangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Kudus belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. ,namun  dengan kedatangan AMPM hari ini, Polres Kudus telah memberi respon positif, karna pihak Polres Kudus telah mengagendakan untuk dilakukannya audensi  yang rencananya dilaksanakan Minggu depan.

Masyarakat berharap agar proses penanganan dilakukan secara transparan dan akuntabel, dan apabila ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran hukum, dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada kesempatan itu, AMPM juga menyampaikan surat permohonan informasi dan klarifikasi terkait dugaan keracunan yang terjadi di sekolah SMA 2 Kudus.

  (Fzn)

Posting Komentar