Antusiasme Warga Desa Piji Meriahkan Kirab Budaya Haul Syekh Amir Ibrahim Al - lroqy - Kudus Time
HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Antusiasme Warga Desa Piji Meriahkan Kirab Budaya Haul Syekh Amir Ibrahim Al - lroqy



Kudus, KUDUS TIME.com – Masyarakat Desa Piji, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, antusias mengikuti kirab budaya dalam rangka memperingati haul Syekh Amir Ibrahim Al-Iroqy dan sekaligus menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Makam Amir Ibrahim Al-Iroqy tersebut berlangsung meriah. Sebanyak 17 kontingen mengikuti kirab dengan membawa 11 gunungan yang merupakan perwakilan dari sejumlah mushala di Desa Piji.

Kirab dimulai dari masing-masing mushala. Selanjutnya, para peserta berjalan bersama menuju makam Syekh Amir Ibrahim Al-Iroqy yang berada di Desa Piji RT 02/RW 06, Kecamatan Dawe, Kudus.

Sepanjang rute kirab, antusiasme masyarakat terlihat begitu besar. Warga tampak berjejer di sepanjang jalan untuk menyaksikan iring-iringan peserta dan gunungan yang diarak menuju kompleks makam.

Sesampainya di makam, seluruh gunungan terlebih dahulu didoakan sebagai bagian dari rangkaian acara. Setelah doa bersama selesai, masyarakat kemudian mengikuti tradisi grebeg gunungan dengan penuh antusias.

Kirab budaya tahun ini merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 700 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, seperti  dari mushala, masyarakat umum, serta lembaga pendidikan di Desa Piji, mulai dari SD, MI hingga MTs.

Ketua Panitia Kirab, KH Zamroni Arif, di sela sela kegiatan mengatakan, kegiatan tersebut secara rutin digelar sebagai bagian dari rangkaian haul Syekh Amir Ibrahim Al-Iroqy yang dikenal sebagai salah satu tokoh pendiri Desa Piji.

“Setiap tahun selalu mengadakan kegiatan yang intinya adalah haulnya pendiri Desa Piji, yaitu Mbah Amir Ibrahim,” ujarnya.

Rangkaian haul telah dimulai sejak Jumat (21/8/2026) dengan kegiatan kirim doa untuk arwah dan ahli kubur warga Desa Piji. Setelah itu dilanjutkan dengan kirab budaya dan sejumlah kegiatan lainnya.

Sementara itu, puncak rangkaian haul dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam. Kegiatan tersebut diawali dengan prosesi penggantian luwur makam Mbah Amir Ibrahim setelah salat Magrib, kemudian dilanjutkan dengan pengajian umum.

Kepala Desa Piji, Nurul Muttaqin, menyampaikan bahwa kirab budaya tersebut telah menjadi bagian dari rangkaian kegiatan haul yang dilaksanakan masyarakat Desa Piji setiap tahun.

“Setiap tahun kita mengadakan haul Mbah Ibrahim. Sudah tiga kali ini kita mengadakan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi semangat bagi masyarakat untuk terus menguri-uri budaya,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk mengenang jasa dan perjuangan para leluhur, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta kebersamaan antar warga.

Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan haul dan kirab budaya dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari tradisi masyarakat Desa Piji. Selain menjadi sarana pelestarian budaya dan penghormatan kepada leluhur, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat persatuan serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

(Fzn)

Posting Komentar