Pengurus Makam Sunan Kedu Kerja Sama dengan Pemdes Gribig Selenggarakan Kirab Buka Luwur - Kudus Time
HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pengurus Makam Sunan Kedu Kerja Sama dengan Pemdes Gribig Selenggarakan Kirab Buka Luwur


Kudus, Kudus Time.com - Pengurus makam Kanjeng Sunan Kedu( Sech Adul Bashir) bekerja sama dengan  Pemerintahan Desa Gribig menyelenggarakan tradisi Kirab Budaya buka luwur.

Gelaran tradisi kirab budaya tersebut dalam rangka memperingati buka luwur Kanjeng Sunan Kedu yang jatuh pada tanggal 13 muharram pada penanggalan Arab.

Acara kirab budaya itu dilaksanakan pada hari Sabtu 27 Juni 2026, yang acara tersebut dihadiri kepala Desa Gibig Imam Santoso,Camat Gebog Fariq Mustofa serta Forkopimcam Gebog , Polsek Gebog, Danramil Gebog, serta tokoh Agama dan tokoh masyarakat. 

Kirab buka luwur itu dimulai dari depan Balai Desa Gribig kemudian ke timur sampai pertigaan jalan raya Besito kemudian ke utara dan sesampainya di pertigaan pukesmas Gebog lalu kebarat, dan finish di  Sebelah timur makam Sunan Kedu, 



Sebanyak delapan belas elemen masyarakat ikut berpartisipasi pada kirab budaya tradi buka luwur kanjeng Sunan Kedu, mereka diantaranya, dari elemen Badan otonom NU, seperti Fatayat,Muslimat NU, IPNU IPPNU, Gerakan Pemuda Anshor, serta perguruan pencak silat Setia Hati Terate,dan jajaran pemerintahan Desa Gribig serta murid murid Sekolah Dasar dan Madrasah ibtidaiyah. 

Masyarakat Desa Gribig dan sekitarnya sangat antusias menyaksikan kirab budaya buka luwur Kanjeng Sunan Kedu, mereka dengan suka cita berjajar di pinggir jalan yang dilalui kirab, dan bersua foto dengan beck ground peserta kirab.

Pada kesempatan itu ketua pengurus makam Sunan Kedu  Muhtadi mengungkapkan, bahwa kegiatan kirab dan tradisi buka luwur adalah sebagai upaya meneladani nilai-nilai perjuangan kanjeng Sunan Kedu, salah satu Ulama masyhur yang membawa dan menyiarkan agama Islam demi kemaslahatan ummat

"Sunan Kedu adalah leluhur kami, ulama yang masyhur membawa dan menyiarkan agama Islam untuk kemaslahatan ummat," tutur Muhtadi.

Pada pelaksanaan kirab budaya buka luwur tahun ini, selain di meriahkan oleh beberapa grup Drum Band, juga melibatkan empat kereta kuda yang di tumpangi oleh kepala desa Gribig, forkopimcam, Kapolsek , Danramil ,dan para pengurus makam Kanjeng Sunan Kedu.

Dan setelah sampai pasarean Sunan Kedu para peserta kirab kemudian bermunajat, berdoa, bersholawat  serta melakukan tahlil bersama, 

Acara kemudian di akhiri dengan makan bersama, pada acara makan bersama di makam Sunan Kedu ini tidak seperti di tempat lain yang menggunakan piring, 

Acara makan bersama pada momen Buka Luwur Sunan Kedu menggunakan Nampan, yang satu nampan di santap dua sampai empat orang. dan untuk makan bersama tersebut pihak panitia menyediakan nasi dan lauk sebanyak 600 Nampan. 

 ( Fzn )

Posting Komentar