Menguatkan Diri Saat Tidak Ada yang Mendukung - Kudus Time
HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Menguatkan Diri Saat Tidak Ada yang Mendukung


Tidak semua perjuangan mendapat dukungan. Ada fase di mana Anda harus berjalan sendiri, tanpa tepuk tangan, tanpa dorongan, bahkan tanpa pengakuan.

Di titik ini, banyak yang berhenti. Bukan karena tidak mampu, tetapi karena merasa sendirian.

Padahal, tidak adanya dukungan manusia bukan berarti Anda benar-benar sendiri. Bisa jadi, Allah sedang melatih Anda untuk tidak bergantung pada siapa pun selain-Nya.

Ketika tidak ada yang menguatkan, di situlah Anda belajar menguatkan diri. Mengingat kembali tujuan, meluruskan niat, dan terus melangkah meski pelan.

Tidak semua orang akan memahami jalan Anda. Dan memang tidak harus. Karena yang paling penting bukan siapa yang mendukung, tetapi siapa yang Anda jadikan sandaran.

Jika sandaran Anda benar, langkah akan tetap kuat meski tanpa sorotan.

Teruskan. Tidak apa berjalan tanpa dukungan manusia, selama Anda tidak kehilangan dukungan dari Allah. 
Posting Komentar