BGN Diduga Alokasikan Anggaran Rp 1 5 Miliyar Untuk pengadaan Sikat dan Semir Sepatu.
April 20, 2026
Kudus, Kudus Time.com - Penggunaan anggaran oleh Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjadi sorotan publik. Lembaga tersebut diduga mengalokasikan anggaran hingga Rp1,5 miliar dengan menggunakan anggaran 2025, yang di peruntukkan pada pengadaan sikat dan semir sepatu, yang dinilai tidak sejalan dengan prioritas program utama lembaga.
pengadaan barang itu di publikasikan pada data Realisasi lnaproc,situs pengadaan barang dan jasa yang di kelola oleh Lembaga Kebijakan pengadaan barang dan jasa Pemerintsh.
Dalam doklmen pada lnaproc tersebut,setidaknya ada 12 paket kontrak pengadaan sikat dan semir sepatu yang di lakukan BGN
BGN di duga telah menggunakan (menghamburkan) dana senilai 1,57 miliyar untuk membeli barang barang tersebut.
Pada katalog di situs Inaprog tersebut, perusahan penyedia barang PT Gajah Mitra Paragon , di situ tertera satu buah semir sepatu merek Kiwi di bandrol dengan harga Rp 54,999 hingga 56.000.
Sedangkan harga sikat semir sepatu di perusahaan yang sama sebesar Rp 50.000.
Harga semir dan sikat semir sepatu di jual sejumlah penyedia barang terbilang lebih mahal di banding yang di jual di pasaran. Contoh harga satu paket semir sepatu beserta sikatnya denga merek yang sama hanya di jual dengan harga Rp 18.999..
Kepala BGN Dadan Hidayat pengadaan barang dan jasa yg di lakukan BGN menjadi bagian dari kebutuhan operasional proyek MBG.
" Setiap penggunaan anggaran negara di lingkungan BGN telah melalui perencanaan, penganggaran hingga pengawasan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang undangan yang berlaku" ungkap Dadan pada keterangan tertulisnya Senin( 20/4/2026)
Salah satu proyek yang jaggal adalah pengadaan 25 ribu lebih unit sepeda motor untuk operasional kepala dapur MBG. Dengan nilai kontrak alat transportasi tersebut mencapai 1,2 triliun.
Sedang proyek BGN lainya adalah pengadaan kaos kaki sebesar Rp 6,9 miliyar, serta pengadaan perangkat keras dan komputer sebesar Rp 830 miliyar. dan juga pengadaan jasa sewa event organizer senilai 113,9 miliyar.
(Vp)