Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kudus Telan Tiga Korban Jiwa
Kudus, Kudus Time.com - Tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Kudus beberapa hari terakhir mengakibatkan longsor dan banjir di beberapa tempat di Kabupaten Kudus.
Korban tanah longsor dan banjir tersebut adalah AW (28) warga Desa Bacin dukuh Gembel tewas setelah terseret arus sungai Gelis saat sedang mandi, Sriyatun(45 tahun) Warga Desa Menawan , Kecamatan Gebog, meninggal akibat tertimpa tebing longsor yang menimpa warung sembako miliknya. dan l N (5 tahun) Warga Karangbener Gondangmanis, Kecamatan Bae hanyut di sungai Perak dan di temukan dalam kondisi meninggal, tertutup lumpur dan ranting yang terbawa arus.
Jenazah ketiga korban berhasil di evakuasi dan telah di makamkan oleh keluarganya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik BPBD Kudus Ani Willianti saat di temui di tempat kerjanya menuturkan, " untuk yang terdampak longsor di Kabupaten Kudus ada di tiga kecamatan kemudian yang terdampak banjir ada di 6 Kecamatan" begitu tutur Ani
Ani Willianti juga menambahkan, bahwa dampak dari bencana banjir dan tanah longsor tersebut berakibat tiga korban meninggal dunia, "bencana tanah longsor dan banjir mengakibatkan tiga korban jiwa,satu korban longsor di Desa Menawan, dan dua di laka air satu di Daerah Bacin, dan di Daerah Karangbener" ujar Ani saat di temui di kantor BPBD Kudus, Jl PG Rendeng no 1, Melatinorowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jateng.Selasa (14/1/2025).
Untuk di Kabupaten Kudus ada tiga Kecamatan terdakmpak longsor yakni , di Kecamatan Dawe terdapat 9 titik longsor, yakni terjadi di Desa Japan, Kuwukan, Terjadi, Colo, Kahar, Soco, Kandangmas, Tergo, Dukuhwaringin, dan Desa Glagah Kulon. Kemudian untuk yang di Kecamatan Gebog terjadi di dua titik longsor, yaitu di Desa Rahtawu, dan Desa Menawan . Sedang yang di wilayah Kecamatan Bae terjadi di satu Desa, yaitu di Desa Gundangmanis.
Sedang Kecamatan yang terdakmpak banjir di Kabupaten Kudus terdapat di 6 Kecamatan, yakni Kecamatan Mejobo, Kaliwungu, Jekulo, Kudus kota, Bae, dan Kecamatan Undaan.
Ani Willianti juga menyampaikan, masyarakat musti waspada terhadap cuaca extrim di kabupaten Kudus yang akan terus terjadi beberapa hari kedepan,
(Faizun)



