Percasi Kudus Selenggarakan Turnamen Catur "Perang Bintang 99 Cup"
Kudus, KUDUS TIME.com – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Kudus menggelar turnamen catur bertajuk "Perang Bintang 99 Cup", Minggu (11/10/2026).
Ajang yang berlangsung di Perumahan Graha Kasthara 1, Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tersebut mempertemukan puluhan pecatur senior dalam persaingan menguji ketajaman strategi dan kemampuan membaca langkah lawan.
Turnamen ini menjadi arena adu kecerdasan dan kalkulasi bagi para pecatur senior yang di lingkungan komunitasnya dikenal sebagai bintang catur atau Grandmaster. Setiap peserta dituntut mampu menyusun strategi, mengantisipasi pergerakan lawan, serta mengambil keputusan secara cermat di tengah tekanan pertandingan.
Persaingan berlangsung ketat. Para peserta saling menguji kemampuan melalui rangkaian langkah yang membutuhkan konsentrasi tinggi, ketelitian, dan perhitungan matang. Meski tensi pertandingan cukup tinggi, para pecatur tetap dituntut menjunjung sportivitas dan mematuhi aturan yang berlaku.
Ketua penyelenggara "Perang Bintang 99 Cup", Jhons Harun, mengatakan, turnamen tersebut tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarpemain catur senior di Kabupaten Kudus.
“Event ini menjadi ajang silaturahmi para pecatur senior Kudus sekaligus upaya untuk terus mengasah strategi dan kemampuan bertanding,” tutur Jhons Harun.
Menurutnya, pertemuan antarpemain melalui turnamen seperti ini memiliki nilai penting bagi komunitas catur. Selain menjaga hubungan persaudaraan, kompetisi juga memberikan ruang bagi para pecatur untuk menguji kemampuan, mengevaluasi strategi, dan mempertahankan semangat berkompetisi.
"Perang Bintang 99 Cup" secara khusus mempertandingkan kelompok pecatur senior. Format tersebut menjadikan turnamen ini sebagai ruang pertemuan para pemain berpengalaman yang ingin tetap aktif mengembangkan kemampuan sekaligus menjaga eksistensi komunitas catur di Kudus.
dari sekadar pertandingan, turnamen ini menjadi momentum untuk merawat tradisi berpikir strategis, memperkuat solidaritas, dan menjaga semangat sportivitas di antara para pecatur senior.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Percasi Kudus diharapkan terus mendorong tumbuhnya ekosistem catur yang kompetitif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat pembinaan serta kecintaan masyarakat terhadap olahraga catur.
(Fzn)
